Tampilkan postingan dengan label Corel Draw. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Corel Draw. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 November 2015


Cara Mencetak Gambar pada Mug secara Manual

  1. Hapus stiker atau label harga dari mug, gelas atau cangkir yang akan kita sablon, selanjutnya cucilah gelas dengan deterjen untuk menghilangkan kotoran atau residu stiker.
  2. Pilih motif atau gambar desain kamu. Nah..untuk koleksi template desain Mug cantik dan unik, teman2 dapat melihatnya pada tulisan sebelumnya Kumpulan Desain Mug Cantik
  3. Buka program pengedit foto (photoshop atau corel photo paint) dan buatlah dokumen baru dengan dimensi yang sama seperti kertas decal kamu, biasanya kertas berukuran 8,5 x 11 inci.
  4. Setelah itu Scan atau buka salah satu desain mug yang telah kamu pilih tadi di dalam program photoshop kamu.
  5. Ubahlah ukuran foto tersebut sehingga sesuai dan pas di gelas yang akan kita sablon.
  6. Tambahkan teks, efek atau clip art yang ingin Anda tambahkan pada desain akhir. 
  7. Selanjutnya kamu cetak desain yang telah selesai kamu rancang ke kertas transfer paper decal kamu. 
  8. Gunting desain gambar tersebut dari kertas decal 0,5 cm diluar gambar.
  9. Semprot desain gambar tersebut menggunakan clear acrylic sealer. Lakukan langkah ini di area yang berventilasi baik dan tahan penyemprotan kira-kira bisa 12 inci jauhnya dari posisi kertas. Terapkan beberapa lapisan tipis penyemprotan bertahap pada gambar untuk mengamankan tinta ke water decal paper. Hindari penyemprotan tebal sekaligus pada gambar.
  10. Tempatkan decal ke dalam mangkuk air untuk sekitar lima detik. Kalau memakai Transfer Paper asli tidak sampai satu menit gambar akan terkelupas licin dari kertasnya. Selanjutnya kamu tempelkan pada permukaan mug. Sesuaikan gambar dengan pas pada posisi mug-nya saat masih basah (sehingga mudah digeser-geser).
  11. Ratakan dan hilangkan sisa air dan gelembung yg berada dibawah lapisan coating dengan menggunakan spon lunak atau kain wol. Setelah itu kita bisa menggunakan hair dryer untuk mengeringkannya, bisa juga menggunakan oven roti dng suhu 100derajat-150derajat hingga 10-15menit.



Sumber referensi tulisan berasal dari blog http://de-jafa.blogspot.com/2012/10/peluang-usaha-modal-kecil-cetak-gambar.html

Selasa, 08 September 2015

Senin, 17 Agustus 2015

Penjelasan Shortcut Keys CORELDRAW Lengkap

Shortcut Key pada corel sama halnya pada main windows, fungsinya adalah mempercepat atau mempermudah suatu aktifitas dalam corel, sering juga disebut hot key, sering juga disebut hot key.

Keunggulannya adalah kita tidak perlu klik sana sini untuk beberapa menu, misalkan jika kita ingin meng-groupkan objek, kita tinggal menyeleksi semua objek lalu menekan Ctrl+G di keyboard tidak perlu menklik sub menu corel.
Kelemahannya adalah kita harus menghafalnya, tapi jika sudah terbiasa dengan shortcut-shortcut ini anda akan dapat dengan mudah dan cepat menggunakannya.

Berikut ini adalah daftar Shortcut Keys standard pada corel :
Daftar Shortcut Default Coreldraw Klik disini
MenuShortcutKeterangan
Align Bottom
B
Aligns selected objects to the bottom
Align Centers Horizontally
E
Horizontally aligns the centers of the selecte Objects
Align Centers Vertically
C
Vertically aligns the centers of the selected objects
Align Left
L
Aligns selected objects to the left
Align Right
R
Aligns selected objects to the right
Align To Baseline
Alt+F12
Aligns text to the baseline
Align Top
T
Aligns selected objects to the top
Artistic Media
I
Draws curves and applies Preset, Brush, Spray, Calligraphic or Pressure Sensitive effects to the strokes
  Daftar Shortcut Default Coreldraw Klik disini

Daftar di atas sedikit banyak sudah saya Customize, dan saya juga akan menerangkan cara meng-customize Shortcut key tersebut
Langkah-langkahnya sebagai berikut :
1. Pertama Klik menu Tools lalu klik pada Option seperti pada gambar dibawah ini


Atau tekan Ctrl+J pada keyboard.
Setelah itu akan keluar jendela seperti gambar dibawah ini


2. Expand Workspace(klik pada segitiga kecil didepan tulisan Workspace) Seperti yang saya tandai merah nomor satu pada gambar dibawah

Expand Customization seperti yang bertanda merah nomor 2 lalu klik Commands maka jendela tadi akan terlihat seperti gambar dibawah



Expand Workspace(klik pada segitiga kecil didepan tulisan Workspace) Seperti yang saya tandai merah nomor satu pada gambar dibawah Expand Customization seperti yang bertanda merah nomor 2 lalu klik Commands maka jendela tadi akan terlihat seperti gambar dibawah. 

Biasanya yang terlihat adalah menu General, klik di Shortcut Keys disebelah kanan General pilih submenu atau menu apa yang akan diberi shortcut setelah itu isi pada kolom New Shortcut Keysesuka hati klik Assign(jika di dalam kolom “Currently assigned  to:” keluar tulisan maka Shortcut yang kita masukan sudah terpakai, jadi mohon untuk diganti) setelah meng-klik tombol Assign tadi maka pada kolom Current Shortcut Keys akan keluar Shortcut yg kita masukan tadi.


Export File Corel

Langkah-langkahnya :

1. Seleksi object yang ingin diexport



2. Klik File pada menu dan pilih Export

Atau langsung saja menggunakan Shortcut Key Export (Ctrl+E)

3. Setelah meng-klik Export maka akan muncul jendela seperti dibawah ini

Pilih tempat untuk menyimpan hasil Export , anda juga bisa melakukan pemilihan file export yang diinginkan , bisa berupa JPEG, TIFF, PSD , dll untuk lebih jelasnya ( Baca juga : Bentuk dan Macam Extension File Images ) kita lalu tekan Export.

4. Setelah menekan Export pada langkah nomor 3, akan muncul lagi jendela dibawah ini

Sesuaikan Size gambar sesuai kehendak dengan mengubah persenanya saja (%), untuk resolusi juga tergantung dengan kehendak kita, jika ingin hasil bagus maka Resolution bisa diperbesar tapi biasanya Size akan menjadi lebih besar, mengenai bagan Color kita bisa menggunakan RGB ataupun CMYK, setelah selesai dengan semua urusan diatas lalu klik tombol OK.

5. Lagi-lagi akan keluar jendela baru seperti dibawah ini
export file
kita bisa mengkompres ukuran gambar dengan Compression sesuai keinginan, tekan Preview untuk mengetahui Size dari hasil peng-export-an, lalu klik lagi tombol OK dan cek hasil di dalam folder tempat kita menyimpan hasil export kita tadi.